Kisah Online Mengharukan - Pernikahan ku sebenarnya tidak ada kehadiran selingkuh baik dari suami maupun aku. Namun aku merasa pernikahanku sangat membosankan, makanya aku pernah meminta cerai pada suamiku.
Sebenarnya suamiku tidak bersalah. Hanya saja aku tidak merasakan cinta seperti yang aku inginkan. Pekerjaan yang membuat ia jarang berada dirumah membuat perasaanku semakin memudar. Aku tidak tahan jika seperti ini terus.
Setelah kami mengurus surat cerai, aku dan mantan suamiku memutuskan untuk makan malam terakhir kalinya. Kami juga tidak mengobrol banyak. Setelah selesai makan malam, mantan suamiku pun pulang dan mengibakan rumah yang kami tinggalin dulu.
Pernikahan kami selesai sampai disana.
Semenjak saat itu kami jadi jarang bertemu dan berkomunikasi. Aku juga sempat berfikir apakah dulu aku dan mantan suamiku sempat saling mencintai?
Beberapa lama setelah itu, akupun mengalami sakit parah dan harus di rawat di rumah sakit. Pada saat itu, tidak ada seorang keluargapun yang berada di kota yang kutinggali.
Hingga akhirnya aku menelpon mantan suamiku dan meminta bantuan padanya dan iapun langsung datang menjengukku.
Sebagai seorang wanita yang terbaring lemah, kehadiran suamiku membuatku menangis. Dia menghapus air mataku dan berkata jangan Khawatir.
bahkan ia menjagaku hingga 1 minggu full.
Akhirnya setelah aku sudah membaik, mantan suamiku pamit karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Dinas diluar kota katanya.
Sebelum dia meninggalkanku, dia meninggalkan sebuah buku bank.
Waktu aku membukanya, aku terkejut saat melihat jumlah uang didalamnya sebesar 200 juta rupiah. Akupun tak bisa menahan air mataku.
Waktu kami bercerai dulu, mantan suamiku dulu hanya membawa uang sebesar 200 juta dan meninggalkan semua yang ia miliki untukku, termasuk rumah yang ku tempati.
200 juta yang ia berikan pertanda ia memberikan semua yang ia miliki saat itu untukku. "Kamu harus jaga diri baik-baik ya. Jangan takut gak ada uang.. Kode untuk membuka rekening ini adalah tanggal lahir kamu. Aku pasti akan menjengukmu setelah aku pulang dinas.
Saat itu aku sadar, aku telah kehilangan pria yang sangat mencintaiku tanpa syarat. (Kisah Online Mengharukan)







0 comments:
Post a Comment