Kisah Online Mengharukan - Seorang pegawai cepat saji ternama, membagikan kisah yang pernah ia alami ketika sedang bertugas sebagai kasir. Seorang wanita kaya ketika itu tidak sabar melakukan antrian tepat di belakang seorang anak yang mengalami keterbelakangan mental yang saat itu juga bertujuan inin memesan makanan.
Wanita tersebut tak henti-hentinya menyebut "anak cacat" hingga akhirnya sang pegawai ini membalas dengan satu kalimat yang mampu membuat wajah wanita angguh ini merah padam.
Ini lah artikel yang pernah di buat oleh seorang pegawai dan membagikannya ke media sosial :
Makin di ingat makin sebel rasanya!
Hari ini gue ketemu sama anak kecil pas lagi tugas di kasir.
dari cara ngomong anak ini, gue tau kalau dia bukanlah anak yang normal.
Gue bilang ke dia "Gak apa dek, pelan-pelan aja pesannya."
Dia bilang cuma mau beli chicken nugget, kentang, dan cola.
Lalu dia menghitung uang selembar demi selembar dan membayar pesananya.
Ada seorang "nyonya besar" ngantri di belakang anak ini.
Dari awal anak ini pesan makanan, nyonya ini udah gak sabar.
Sambil telepon, nyonya besar ini berkata "Iya pa, ini lama banget... Soalnya anak di depan itu cacat, bego gitulah jadi lelet."
Pas giliran nyonya ini pesan, dia bilang mau 6, gue kira paket nomor 6, eh gak taunya mau 6 buah chicken nugget doang.
Waktu pesanannya datang, nyonya ini marah-marah dan bilang kok gitu aja gwa gak ngerti? Sama anak cacat aja bisa ngerti.
Gue bilang sama dia, maaf bu tadi saya salah dengar, tapi anak yang ibu bilang cacat itu, bisa bilang terima kasih ke saya.
Si nyonya besar tadi langsung meledak dan minta supaya manager gue keluar dan temui dia.
Begitu manager gue keluar, si nyonya langsung nyerocos dari awal sampai akhir dan entah udah berapa kali dia nyebutin kata "anak cacat".
Mata gue langsung mengarah ke si anak, gue takut dia malah jadi sedih denger kata-kata si nyonya besar itu.
Tapi ternyata si anak gak ada reaksi apa apa, dia malah sibuk berusaha masukin koin ke dalam kotak sumbangan.
Setelah sang nyonya besar pulang, akhirnya si ibu dari anak ini masuk dan meminta maaf kepada kami semua karena telah merepotkan kami.
Dia tau semua kejadian yang menimpa anaknya, namun ia sengaja tidak masuk untuk membela si anak, karena memang tidak dapat di pungkiri dengan keadaan anak ini yang seperti ini, maka ia akan terus menghadapi kenyataan dan bertemu dengan orang yang sama seperti nyonya besar tadi, dan ibu ini tidak ungkin akan selalu ada di samping anaknya.
Setelah itu aku memasukkan uang ke dalam kasir dan membuat sebuah es cone dan memberikannya ke si anak sambil berkata bahwa es itu berasal dari nona yang tadi sebagai ucapan maafnya telah bersikap buruk.
Gue gak tau anak itu ngerti atau enggak, tapi gue mau dia tau bahwa masih ada kok orang baik didunia ini.
Buat yang seperti wanita tadi, please tobat! Jangan suka merendahkan orang lain, hidup ini terus berputar dan akan terus berlanjut, karma ada dimana-mana. Anak cacat justru merupakan anak yang spesial, seorang bidadari yang tak bersayap yang telah Tuhan kirimkan untuk membuat manusia lainnya termotivasi dengan semangat hidupnya!
(Kisah Online Mengharukan)


0 comments:
Post a Comment