Kisah Online Mengharukan - Beberapa warga di Douma, Suriah, tunjukkan bagaimana bulan suci ramadan tetaplah menjadi berkat sendiri walau mereka tidak lagi miliki kehidupan normal seperti semestinya.
Di dalam jalan yang dikelilingi oleh reruntuhan bangunan karena perang, mereka melakukan buka puasa bersama.
Meja panjang disediakan untuk nikmati sajian buka puasa.
Dengan tertutupi taplak berwarna merah, sajian disediakan diatas beberapa meja panjang untuk beberapa ratus warga Douma. Baik orangtua, anak muda sampai anak kecil duduk berdampingan untuk memakan makanan. Panorama yang ada juga begitu kontras dengan warna reruntuhan bangunan yang ada di sekitaran mereka.
Penyelenggara menginginkan warga Douma dapat melupakan kepedihan perang sesaat.
Acara buka puasa itu sukses terselenggara karena satu yayasan kemanusiaan Suriah bernama bernama Adaleh Foundation yang dibangun pada 2012. Menurut direktur project Adaleh, Alaa Aboujaffar, telah bertahun-tahun mulai sejak perseteruan Suriah pertama berawal pada 2010 warga Douma tidak lagi dapat berbuka puasa dengan tenang.
"Project buka puasa dengan saat ramadan ini pertama kalinya di Suriah. Kami mempersiapkan beberapa makanan berbuka ini di dalam reruntuhan beberapa tempat tinggal yang hancur supaya warga dapat lepas dari beban psikologis serta melupakan kelelahan perang untuk sesaat, " tutur Alaa.
Langkanya bahan masakan tidak jadi rintangan.
Perang dengan alami beresiko pada ketersediaan beberapa bahan pangan. Suplainya begitu terbatas. Belum juga dengan sulitnya warga untuk melancong ke lokasi lain karna dikepung oleh grup pemberontak dan kecemasan akan ada serangan udara ataupun bom.
Alaa mengakui benar-benar sangat susah untuk menyatukan bahan makanan. Walau demikian, ia dan yayasannya tidak menyerah. Mereka pada akhirnya memercayakan sebagian besar sayur serta buah dari warga sekitaran untuk dibuat jadi makanan berbuka.
Adaleh juga membuat satu video tentang acara buka bersama itu serta mengunggahnya di Youtube. Tampak disana bagaimana anak-anak kecil seolah lupa dengan kesusahan hidup serta hari esok mereka, serta malah dengan senang hati menolong mempersiapkan sajian.




0 comments:
Post a Comment